Rabu, 13 November 2019

Kalam Derita

Ayesha Dihya

Kurasuki setiap hati dari aliran lava
Melalui ninshu-ninshu yang saling terhubung
Menerkam bakar hanguskan
setiap helai memory

Kuteriakkan namamu dari ujung kelam
Melambai seperti jemuran lusuh
Bertabur jerami dan percikan garam
Dengan alunan masam bertabur peluh

Sesal meremukkan
Sepi menerpa kota
Gemercik kelam tertahan samudera
Tiada artinya tak bisa apa-apa

Suara dari suara
Teriakan dari teriakan
Jeritan atas jeritan
Meronta

Tiada angin segar
Tiada hujan pertama
Tiada pupus daun
Tiada apa-apa

Gresik, 2017

1 komentar: