Deni Jazuli
Senja di pantai ini masih sama.
Seperti tahun-tahun yang berlalu..
Membeku dalam rinai gerimis..
Dan hati yang luruh dalam kembara.
Legam dalam pengkhianatan matahari dan rembulan.
Senja di pantai ini membekas siluet wajahmu..
Dan pasir seakan sengaja mengabadikan namamu..
Cadas karang dihujam akar rindu yang tunggang.
Berdiri pohon tua yang namamu terpahat disalah satu batangnya.
Ini senja yang sama jingga dan keramat.
Membeku dalam hati.
Dan senyummu abadi
menemani setiap kepingan kenangan akan luka dan lara..
Label
Mata Pena Pantura
Puisi
Esai
Berita
Ayesha Dihya
Rakai Lukman
Nurel Javissyarqi
Sanggar Pasir
A.H. J Khuzaini
Dinas Perpustakaan Daerah Lamongan
Raudlotul Immaroh
Rumah Budaya Pantura (RBP)
Uswatun Khasanah
Wigati S
Adinda Mutiara Cantika
Anindita S Thayf
Catatan
Cerpen
Deni Jazuli
Dian Najikhah
Dody Yan Masfa
Ella
Galuh Tulus Utama
Henni Roekhana
Ilma
Islachiyah WS
Isvada
J. Lanang
Jurnalisme Sastrawi
Kafe Sastra Sono Panceng Gresik
Karin
Kemah Budaya Panturan (KBP)
Khoirun Niswatin
Ki Ompong Sudarsono
Komplek Gor Kamantren Paciran Lamongan
Komunitas Sastra Ilalang Indonesia (KSII)
M. Lutfi
Mahendra Cipta
Muhammad Muhibbuddin
Mulyosari Banyuurip Ujung Pangkah Gresik Jawa Timur
Nabilla Safitri
Pagelaran Musim Tandur
Sanggar Rumah Ilalang
Sholihul Huda
W.S. Rendra
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar