Ayesha Dihya
Kau tawarkan kesegaran dalam tandus
Kau bisikkan kemuliaan dari suara hati
Genggam erat penuhi mimpi
Singkirkan segala bisikan yang menipu
Dengan kuasa cinta yang terhunus
Melindungi menjaga
Hingga waktu benar-benar harus menepi
Sampai jasad dipastikan mati
Aku adalah kau
Datang tunjukkan bahwa kau masih menyimpan kunci itu
Untukku bisa terbuka
Kembali mengenal sosok cinta yang tersimpan.
Label
Mata Pena Pantura
Puisi
Esai
Berita
Ayesha Dihya
Rakai Lukman
Nurel Javissyarqi
Sanggar Pasir
A.H. J Khuzaini
Dinas Perpustakaan Daerah Lamongan
Raudlotul Immaroh
Rumah Budaya Pantura (RBP)
Uswatun Khasanah
Wigati S
Adinda Mutiara Cantika
Anindita S Thayf
Catatan
Cerpen
Deni Jazuli
Dian Najikhah
Dody Yan Masfa
Ella
Galuh Tulus Utama
Henni Roekhana
Ilma
Islachiyah WS
Isvada
J. Lanang
Jurnalisme Sastrawi
Kafe Sastra Sono Panceng Gresik
Karin
Kemah Budaya Panturan (KBP)
Khoirun Niswatin
Ki Ompong Sudarsono
Komplek Gor Kamantren Paciran Lamongan
Komunitas Sastra Ilalang Indonesia (KSII)
M. Lutfi
Mahendra Cipta
Muhammad Muhibbuddin
Mulyosari Banyuurip Ujung Pangkah Gresik Jawa Timur
Nabilla Safitri
Pagelaran Musim Tandur
Sanggar Rumah Ilalang
Sholihul Huda
W.S. Rendra
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar